Detail Prosiding



EVALUASI TINGKAT KEMATANGAN DOMAIN DELIVER AND SUPPORT DENGAN FRAMEWORK COBIT 4.1,Sandi Kosasi-,
KETERSEDIAAN TINGKAT LAYANAN DAN DUKUNGAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBUAH TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENYEDIAKAN INFORMASI YANG TEPAT, RELEVAN DAN MEMILIKI AKURASI YANG TINGGI MERUPAKAN KEBUTUHAN YANG SANGAT PENTING UNTUK MEMPERTAHANKAN DAYA SAING PERUSAHAAN DARI WAKTU KE WAKTU. PENELITIAN INI UNTUK MENGETAHUI NILAI KEMATANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI SEBANYAK 30 PERUSAHAAN RITEL YANG BERADA DI KOTA PONTIANAK DENGAN TEKNIK PURPOSIVE SAMPLING DARI SISI DOMAIN DS (DELIVER AND SUPPORT) DAN MENGGUNAKAN METODOLOGI FRAMEWORK COBIT 4.1. SELANJUTNYA HASIL EVALUASI DILANJUTKAN DENGAN MEMBUAT REKOMENDASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DS5 YANG SESUAI DENGAN INDIKATOR KINERJA PERUSAHAAN DALAM SUATU HUBUNGAN ANTARA KETERKAITAN PROSES DS5 DENGAN PROSES TEKNOLOGI INFORMASI LAINNYA. HASIL PENELITIAN MEMPERLIHATKAN NILAI TINGKAT KEMATANGAN SAAT INI YANG TERENDAH DALAM DOMAIN DS PADA PROSES DS5 (MEMASTIKAN KEAMANAN SISTEM) YAITU 2,563. TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DS5 MEMILIKI HUBUNGAN KETERKAITANNYA YAITU MASUKAN OBJEKTIF KONTROL TERDIRI DARI PO2, PO3, PO9, AI2, DS1 DAN HASIL OBJEKTIF KONTROL TERDIRI DARI DS8; DS7; ME1; AI6; PO9; DS11. UNTUK MENJADI LEBIH EFEKTIF MAKA PROSES YANG BERHUBUNGAN DENGAN DS5 HARUS MEMILIKI SINKRONISASI SEMUA PROSES YANG SALING BERHUBUNGAN AGAR MEMILIKI KESATUAN INFORMASI YANG JELAS DAN TERUKUR DALAM PERUMUSAN DAN PERENCANAAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENCAPAI TINGKAT KEMATANGAN YANG DIHARAPKAN.

Download Full Text


PERANCANGAN LAYANAN UNTUK KOSTUMISASI ANTAR MUKA SISTEM OPERASI ANDROID BERBASIS WEBSITE,Anggit Dwi Hartanto-,
ANDROID ADALAH SISTEM OPERASI YANG BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK TELEPON SELULER YANG BERBASIS UNIX. ANDROID MENYEDIAKAN PLATFORM TERBUKA BAGI PARA PENGEMBANG UNTUK MENCIPTAKAN APLIKASI SENDIRI YANG DAPAT DIGUNAKAN OLEH BERMACAM PERANGKAT BERGERAK.
SEMAKIN MARAK DAN BERKEMBANGNYA ANDROID DI PASAR GLOBAL MEMBUAT PARA PENGEMBANG PERANGKAT LUNAK TERTARIK UNTUK MENGEMBANGKAN APLIKASI PADA SISTEM OPERASI BERBASIS OPEN PLATFORM TERSEBUT. TENTU SAJA UNTUK MEMBUAT ATAU MENGEMBANGKAN APLIKASI ATAUPUN SISTEM PADA ANDROID OS DI PERLUKAN PENGETAHUAN YANG DALAM TENTANG SELUK BELUK ANDROID.
SISTEM YANG AKAN DIBANGUN INI MENYEDIAKAN SEBUAH FASILITAS LAYANAN UNTUK MEMUDAHKAN USER MELAKUKAN MODIFIKASI PADA GADGET MEREKA, SEHINGGA USER TIDAK PERLU TAHU SECARA TEKNIS APA YG HARUS DI LAKUKAN UNTUK MEMODIFIKASI ISI GADGET MEREKA. DENGAN KATA LAIN MEMUDAHKAN USER DALAM MEMODIFIKASI GADGET MULAI DARI THEMES, SYSTEM, DAN TWEAK YANG AKAN DI TANAM DI DALAMNYA.

Download Full Text


SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR,Linda Wahyuni-,
TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS) BERASAL DARI NIGERIA, AFRIKA BARAT. PADA KENYATAANNYA TANAMAN KELAPA SAWIT HIDUP SUBUR DI LUAR DAERAH ASALNYA, SEPERTI MALAYSIA, INDONESIA, THAILAND, DAN PAPUA NUGINI. BAGI INDONESIA, TANAMAN KELAPA SAWIT MEMILIKI ARTI PENTING BAGI PEMBANGUNAN PERKEBUNAN NASIONAL. SELAIN MAMPU MENCIPTAKAN KESEMPATAN KERJA YANG MENGARAH PADA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, JUGA SEBAGAI SUMBER PEROLEHAN DEVISA NEGARA, DI SAMPING ITU BANYAKNYA JENIS PENYAKIT PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DAN KURANGNYA INFORMASI UNTUK MENANGANI PENYAKIT TERSEBUT BAHKAN SUSAHNYA ORANG AWAM DALAM BERKONSULTASI LANGSUNG DENGAN SEORANG PAKAR MEMBUAT PETANI KESULITAN DALAM MENANGANI PENYAKIT PADA TANAMAN KELAPA SAWIT TERSEBUT. DARI PENJELASAN DI ATAS UNTUK ITU PENULIS MEMBUAT SUATU SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR YANG DIMAKSUDKAN UNTUK MEMBANTU KERJA PETANI DALAM MEMBERIKAN INFORMASI SERTA KESIMPULAN DARI PENYAKIT YANG DI DERITA PADA TANAMAN KELAPA SAWIT TERSEBUT. EXPERIMEN YANG DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN BASIS RULE UNTUK MENDIAGNOSA GEJALA-GEJALA PENYAKIT TANAMAN KELAPA SAWIT DAN JENIS PENYAKIT KELAPA SAWIT TERSEBUT, DAN MEMBERIKAN SOLUSI YANG TEPAT UNTUK PENANGANANNYA.

Download Full Text


ANALISIS KINERJA ALGORITMA REDUKSI SIKLIS UNTUK PENYELESAIAN SISTEM TRIDIAGONAL PADA SISTEM MULTIPROSESOR BERBASIS PVM,Tri Prabawa-,
TULISAN INI MEMBAHAS ALTERNATIF SOLUSI SISTEM PERSAMAAN LINIER AU = D, DIMANA MATRIKS KOEFISIEN A BERUPA MATRIKS TRIDIAGONAL, DENGAN METODE REDUKSI SIKLIS PADA SISTEM MULTIPROSESOR. SISTEM PERSAMAAN LINIER TERSEBUT DIPEROLEH DARI HASIL DISKRITISASI PERSOALAN YANG BERBENTUK PERSAMAAN DIFFERENSIAL PARSIAL. IDE DASAR METODE REDUKSI SIKLIS ADALAH MENURUNKAN BARIS-BARIS INDEPENDEN DENGAN CARA REDUKSI BARIS BERINDEKS GANJIL ATAU GENAP.
PEMECAHAN MASALAH PADA SISTEM KOMPUTASI PARALEL, ADALAH MENCARI LETAK PARALELISME DARI PERMASALAHAN TERSEBUT, DENGAN CARA MELAKUKAN DEKOMPOSISI SECARA ALGORITMIK ATAU GEOMETRIK, SEHINGGA DAPAT DIIDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PARALELISASINYA. KARAKTERISTIK KINERJA ALGORITMA PARALEL DAPAT DILIHAT DARI PENGUKURAN WAKTU EKSEKUSI, RASIO KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI, SPEED-UP, DAN TINGKAT EFISIENSI. UNTUK MENGETAHUI KARAKTERISTIK INI, MAKA ALGORITMA REDUKSI SIKLIS DIIMPLEMENTASIKAN PADA SISTEM PARALLEL VIRTUAL MACHINE (PVM). PVM ADALAH SEBUAH PERANGKAT LUNAK YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBUATAN JARINGAN KOMPUTER PARALEL. PERANGKAT LUNAK INI DIDESAIN SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA MENGIZINKAN SEBUAH JARINGAN KOMPUTER YANG HETEROGEN YANG TERDIRI ATAS BEBERAPA MESIN YANG MENJALANKAN SISTEM OPERASI WINDOWS ATAU UNIX AGAR DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI SEBUAH MODEL PROSESOR PARALEL TUNGGAL YANG TERDISTRIBUSI.
DARI HASIL UJI COBA TERLIHAT BAHWA TERJADI KENAIKAN PERCEPATAN SEIRING DENGAN BERTAMBAHNYA JUMLAH PROSESOR YANG DIPAKAI. PERCEPATAN BERKISAR ANTARA 1,61 (2 PROSESOR) SAMPAI DENGAN 4,22 (8 PROSESOR). RASIO WAKTU KOMPUTASI DAN KOMUNIKASI TERTINGGI MENCAPAI 10,50 (2 PROSESOR) DAN TERENDAHNYA 1,16 (8 PROSESOR), HAL INI MENUNJUKKAN BAHWA WAKTU KOMUNIKASI SEMAKIN TINGGI YANG DISEBABKAN PROSES SINKRONSASI TERJADI BERULANG-ULANG. NAMUN SEBALIKNYA, DENGAN BERTAMBAHNYA JUMLAH PROSESOR YANG DIPAKAI TERJADI PENURUNAN EFISIENSI. TINGKAT EFISIENSI MENCAPAI 88,38% (2 PROSESOR) DAN TERENDAH 35,58% (8 PROSESOR).

Download Full Text


SIMULASI PERENCANAAN BIAYA IBADAH HAJI DENGAN METODE MONTECARLO DAN PERSPEKTIF TIME VALUE OF MONEY,Yudhi Kurniawan-,Yuswanto-,
IBADAH HAJI ADALAH SALAH SATU RUKUN ATAU KEWAJIBAN YANG HARUS DI LAKSANAKAN OLEH PEMELUK AGAMA ISLAM BAGI YANG MAMPU, DIMANA SETIAP TAHUN JUMLAH CALON JAMAAH BERTAMBAH DENGAN PESAT DILIHAT DARI ANIMO YANG ADA DAN FAKTA PADA TAHUN 2020 KUOTA UNTUK JAMAAH HAJI DARI INDONESIA SUDAH HABIS TERISI OLEH CALON JAMAAH. SAMPAI DENGAN SAAT INI BELUM ADA LEMBAGA ATAUPUN ORGANISASI YANG MENYEDIAKAN SEBUAH SISTEM SIMULASI UNTUK MENGHITUNG BESARAN NILAI INVESTASI YANG TERBAIK. DIMANA INVESTASI YANG DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI PEMBIAYAAN ONH BERDASAR PADA PRINSIP SYARIAH ANTARA LAIN INVESTASI PADA EMAS, SUKUK RITEL, DAN DEPOSITO MUDHARABAH, SEHINGGA CALON JAMAAH MENDAPATKAN GAMBARAN YANG PASTI TENTANG JENIS INVESTASI, LAMA TAHUN DAN BESARAN YANG DIPERLUKAN DENGAN TUJUAN UNTUK MENDAPATKAN NILAI YANG TERBAIK DALAM BIAYA HAJI PADA TAHUN DI MANA CALON JAMAAH AKAN BERANGKAT HAJI. PROGRAM SIMULASI INI MENGGUNAKAN METODE MONTECARLO DENGAN MENGHITUNG PRESENT VALUE SERTA FUTURE VALUE DARI NILAI MASING-MASING PARAMETER YANG AKAN DI GUNAKAN DALAM NVESTASI. TUJUAN UTAMA ADALAH AGAR SETORAN AWAL ONH TIDAK MENGENDAP TERLALU LAMA DAN TIDAK MENGUBAH NILAI WAKTU UANG (TIME VALUE OF MONEY). SEHINGGA CALON JEMAAH HAJI TIDAK PERLU MENUNGGU TERLALU LAMA MULAI DARI PEMBAYARAN ONGKOS NAIK HAJI DENGAN SAAT KEBERANGKATAN IBADAH HAJI.

Download Full Text


IMPLEMENTASI METODE ROUGH SET UNTUK PROMOSI RUMAH BERSALIN (STUDI KASUS : BIDAN SRI WAHYUNI KECAMATAN MEDAN MARELAN),Adil Setiawan-,
RUMAH BERSALIN MERUPAKAN TEMPAT PERSALINAN DAN PENGOBATAN, SEMAKIN BANYAK JUMLAH PASIENNYA MAKA AKAN SEMAKIN BANYAK PASIEN YANG DAPAT DITOLONG DALAM PROSES PERSALINAN DAN PENGOBATAN. JIKA SEMAKIN BANYAK JUMLAH PASIEN YANG DAPAT DITOLONG PROSES PERSALINANNYA MAKA SEMAKIN SEDIKIT RESIKO BAYI YANG DILAHIRKAN DAN IBU YANG MELAHIRKAN MENINGGAL DUNIA. PENELITIAN PADA DATA MINING SAAT INI AKAN MENGGUNAKAN METODE ROUGH SET YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN ANALISIS DATA DARI HASIL PENGELOMPOKAN DATA, SEHINGGA DAPAT MENGETAHUI CALON PASIEN LEBIH AKURAT DAN UPAYA YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MELAKUKAN PROMOSI MEDICINE LEBIH AKURAT, EFEKTIF, DAN SEMPURNA, DENGAN ADANYA PENGELOMPOKAN YANG SUDAH TERKOMPUTERISASI MENJADI LEBIH BAIK.

-- tidak ada file yang diupload --

PENGEMBANGAN APLIKASI MULTIMEDIA PENGENALAN DAN PEMBELAJARAN ORIGAMI DENGAN PENDEKATAN ADDIE,M. Rusdi Tanjung-,
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA SANGAT POPULER DIGUNAKAN KARENA DIANGGAP DAPAT MEMBANTU PENYAMPAIAN MATERI MENJADI LEBIH MENARIK DAN MEMANCING PENGGUNA UNTUK BELAJAR SECARA MANDIRI. TEKNIK DAN PENDEKATAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAPAT DILAKUKAN DENGAN BERBAGAI CARA, METODE PEMBELAJARAN DENGAN MULTIMEDIA BERTUJUAN UNTUK MEMUDAHKAN GURU DALAM MENGAJAR DAN MEMPERMUDAH SISWA MEMAHAMI MATERI, SALAH SATUNYA DENGAN PENDEKATAN ADDIE (ANALYSIS, DESIGN, DEVELOPMENT, IMPLEMENTATION, EVALUATION). PENGENALAN PEMBELAJARAN ORIGAMI DENGAN PENDEKATAN ADDIE DIHARAPKAN DAPAT MENJADI SUATU MEDIA PENAMBAH ILMU PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK MAUPUN TINGKAT DEWASA DALAM ESTETIKA SENI MELIPAT KERTAS. HASIL EVALUASI ATAS ASPEK INTERAKTIF MENUNJUKKAN BAHWA APLIKASI YANG SUDAH DIKEMBANGKAN DIANGGAP MEMENUHI KRITERIA SEBAGAI APLIKASI INTERAKTIF, BERDASARKAN PERSPEKTIF PENGGUNA, NAMUN DALAM PENELITIAN INI TIDAK DILAKUKAN EVALUASI ATAS MATERI YANG DISAMPAIKAN

Download Full Text


PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACK PROPAGATION NEURAL NETWORK,Yudhi Andrian, Erlinda Ningsih-,
BESARNYA CURAH HUJAN YANG TERJADI TIDAK DAPAT DITENTUKAN SECARA PASTI, NAMUN DAPAT DIPREDIKSI ATAU DIPERKIRAKAN. DENGAN MENGGUNAKAN DATA HISTORIS BESARNYA CURAH HUJAN BEBERAPA WAKTU YANG LAMPAU, MAKA DAPAT DIPREDIKSI BERAPA BESARNYA CURAH HUJAN YANG TERJADI PADA MASA YANG AKAN DATANG. JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK) SEBAGIAN BESAR TELAH CUKUP HANDAL DALAM PEMECAHAN MASALAH, SALAH SATUNYA ADALAH PREDIKSI CURAH HUJAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION. PADA PENELITIAN INI, PENULIS MENCOBA MEMPREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK. DARI HASIL PENELITIAN DAPAT DISIMPULKAN ANTARA LAIN : PENGUJIAN DENGAN HIDDEN 5 MEMILIKI AKURASI YANG LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN HIDDEN 6, 7, DAN 8. NILAI AKURASI TERTINGGI DI DAPAT DARI PENGUJIAN DATA DENGAN JUMLAH HIDDEN 5 DAN TARGET ERROR 0.0072 YAITU 43.27 %. SEMAKIN KECIL TARGET ERROR, MAKA JUMLAH ITERASI AKAN SEMAKIN BESAR. HIDDEN LAYER YANG LEBIH BESAR TIDAK SELALU MENYEBABKAN JUMLAH ITERASI MENINGKAT.

Download Full Text


ANALISIS PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN WEB PERGURUAN TINGGI XYZ MENGGUNAKAN SERVQUAL ,Dorie Pandora Kesuma-,
DEWASA INI, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INTERNET BERJALAN DENGAN SANGAT PESAT SEHINGGA LAYANAN BERBASIS WEB JUGA IKUT MENGALAMI PERKEMBANGAN YANG SIGNIFIKAN. BERBAGAI KELEBIHAN YANG DIBERIKAN OLEH PENERAPAN LAYANAN BERBASIS WEB INI MENDORONG BANYAK ORGANISASI MULAI MELAKUKAN IMPLEMENTASI LAYANAN BERBASIS WEB UNTUK MENUNJANG KEGIATAN ORGANISASI MASING-MASING, SALAH SATUNYA PADA INSTITUSI PERGURUAN TINGGI. AKAN TETAPI, BANYAK DARI LAYANAN BERBASIS WEB YANG TELAH DITERAPKAN BELUM BISA MEMBERIKAN HASIL YANG MAKSIMAL BAGI ORGANISASI. HAL YANG PENTING DIDALAM PENERAPAN LAYANAN BERBASIS WEB SELAIN KEMAMPUAN INFRASTRUKTUR UNTUK MENUNJANG BERJALANNYA SISTEM TERSEBUT, HAL YANG TIDAK KALAH PENTINGNYA ADALAH TINGKAT KUALITAS DARI LAYANAN ITU SENDIRI. PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGANALISIS TINGKAT KUALITAS TERHADAP LAYANAN WEB YANG DITERAPKAN PADA PERGURUAN TINGGI XYZ DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SERVQUAL. METODE INI MELAKUKAN PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN SECARA KUANTITATIF DENGAN MENGGUNAKAN LIMA DIMENSI PENGUKURAN YANG TELAH DIMODIFIKASI. HASIL DARI PENELITIAN INI MENUNJUKKAN JIKA KUALITAS LAYANAN PADA PERGURUAN TINGGI XYZ MASIH MEMILIKI BEBERAPA KEKURANGAN DILIHAT DARI DIMENSI PENGUKURAN YANG DIGUNAKAN. DENGAN MENERAPKAN BERBAGAI LANGKAH PENGUKURAN PADA METODE SERVQUAL, MAKA PIHAK MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI XYZ DAPAT MELIHAT TINGKAT KUALITAS LAYANAN WEB YANG TELAH DIGUNAKAN SEHINGGA DAPAT MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH PERBAIKAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN BERBASIS WEB YANG TELAH MEREKA JALANKAN. PENELITIAN INI SELANJUTNYA DAPAT DIJADIKAN RUJUKAN UNTUK PENELITIAN SEJENIS PADA BIDANG YANG LAIN.

Download Full Text


PERANCANGAN ALAT STEMPEL OTOMATIS LEMBAR JAWABAN STMIK POTENSI UTAMA,Edy Victor Haryanto, Anggit Nataperdana, Harris Kurniawan-,
SELAMA STEMPEL PADA LEMBAR JAWABAN DILAKUKAN SECARA MANUAL SEHINGGA MEMBUTUHKAN TENAGA MANUSIA UNTUK MELAKUKANNYA DAN MEMBUTUHKAN WAKTU YANG LAMA, KADANG-KADANG DENGAN MENGGUNAKAN TENAGA MANUSIA LETAK POSISI STEMPEL TERSEBUT KURANG PRESISI. UNTUK MENGATASAI HAL TERSEBUT MAKA PENULIS BERMAKSUD MEMBUAT SEBUAH ALAT STEMPEL OTOMATIS LEMBAR JAWABAN INI DIMANA ALAT INI MELAKUKAN STEMPEL PADA LEMBAR JAWABAN TERSEBUT SECARA OTOMATIS SEHINGGA MENGHEMAT TENAGA MANUSIA DAN TENTU AKAN LEBIH CEPAT SELESAI. STEMPEL OTOMATIS INI MENGGUNAKAN RANGKAIAN YANG TERDIRI DARI RANGKAIAN MINIMUM SISTEM YANG MERUPAKAN PUSAT KENDALI DARI SELURUH FUNGSI ALAT TERSEBUT, JUNGA MENGGUNAKAN MOTOR SERVO DAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8535. TERDAPAT JUGA RANGKAIAN LAIN BERUPA RANGKAIAN TOMBOL, RANGKAIAN DRIVER MOSFET, REGULATOR DAN SUMBER ARUS (TENAGA).

Download Full Text


ANALISIS PENAMBAHAN MOMENTUM PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACK PROPAGATION NEURAL NETWOTK,Yudhi Andrian, Purwa Hasan Putra-,
JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK) SEBAGIAN BESAR TELAH CUKUP HANDAL DALAM PEMECAHAN MASALAH, SALAH SATUNYA ADALAH PREDIKSI CURAH HUJAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION. ALGORITMA MOMENTUM MERUPAKAN PENGEMBANGAN DARI ALGORITMA BACKPROPAGATION STANDAR. ALGORITMA MOMENTUM MEMILIKI KESAMAAN LANGKAH DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION STANDAR TETAPI BERBEDA PADA SAAT UMPAN MUNDUR (BACKWARD PROPAGATION). PENAMBAHAN MOMENTUM DIMAKSUDKAN UNTUK MENGHINDARI PERUBAHAN BOBOT YANG MENCOLOK AKIBAT ADANYA DATA YANG SANGAT BERBEDA DENGAN YANG LAIN (OUTLIER). PADA PENELITIAN INI PENULIS AKAN MENGANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN MOMENTUM PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK. DARI HASIL PENELITIAN DAPAT DISIMPULKAN BEBERAPA HAL ANTARA LAIN : SEMAKIN KECIL TARGET ERROR, MAKA JUMLAH ITERASI AKAN SEMAKIN BESAR. SEMAKIN KECIL TARGET ERROR, MAKA NILAI KEAKURASIANNYA CENDERUNG SEMAKIN BAIK (SEMAKIN BESAR). JUMLAH ITERASI PADA PROSES TRAINNING DENGAN PENAMBAHAN MOMENTUM LEBIH KECIL DIBANDINGKAN DENGAN TANPA PENAMBAHAN MOMENTUM. TINGKAT AKURASI TERTINGGI DICAPAI PADA TARGET ERROR 0.0073 YAITU 43.65%

Download Full Text


RANCANGAN INDIKATOR TEMPERATUR PADA PROSES FERMENTASI KACANG TANAH (TEMPE),Iwan Fitrianto Rahmad,Dwi Afrianto-,
TEMPE MERUPAKAN MAKANAN YANG MUDAH MENGALAMI KEGAGALAN PRODUKSI AKIBAT PROSES PRODUKSI YANG KURANG MEMENUHI SYARAT. PROSES PEMBUATAN TEMPE PADA DASARNYA ADALAH PROSES MENUMBUHKAN SPORA JAMUR TEMPE, YAITU RHIZOPUS SP. PADA BIJI KEDELAI KEMUDIAN DILANJUTKAN PROSES FERMENTASI PADA SUHU 20 °CELCIUS SAMPAI DENGAN 37 °CELCIUS DENGAN DURASI SIMPAN SELAMA 18 - 36 JAM.DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI YANG BERBASIS MIKROKONTROLLER, SEBUAH ALAT PENGATUR SUHU RUANG FERMENTASI TEMPE INI DAPAT DIBANGUN SEHINGGA MEMUDAHKAN DALAM PROSES PRODUKSINYA. UNTUK MEMENUHI SYARAT-SYARAT YANG DIBUTUHKAN, ALAT YANG DIBANGUN AKAN DIRANCANG SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA PENGATURAN SUHU DI DALAM RUANG FERMENTASI DAPAT TERJAGA TETAP KONSISTEN DAN BEKERJA SECARA OTOMATIS.UNTUK MEMINIMALISASI KERUGIAN AKIBAT KEGAGALAN PROSES PRODUKSI DAN TERCIPTANYA SUATU SISTEM KERJA ALAT YANG DAPAT DIMONITORING MELALUI PERANGKAT KOMPUTER MAKA DIGAGASLAH PEMBANGUNAN ALAT INI. TINGKAT KEEFEKTIFAN DAN KEEFISIENAN PROSES PRODUKSI JUGA DAPAT TERJADI SECARA MAKSIMAL KARENA ALAT YANG DIBANGUN MEMUDAHKAN PRODUSEN UNTUK MENINJAU DAN MENGANALISA PROSES DEMI KEMAJUAN HASIL PRODUKSI.

Download Full Text


SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LETAK LOKASI RENANG UMUM DI KOTA MEDAN BERBASIS ANDROID,Andi Sanjaya-,
BELUM ADANYA MEDIA BAGI MASYARAKAT DALAM MENEMUKAN SUATU LOKASI MENJADIKAN MASYARAKAT SULIT MENEMUKAN SUATU TEMPAT KHUSUSNYA KOLAM RENANG DI KOTA MEDAN. MASYARAKAT MEMBUTUHKAN INFORMASI TENTANG LETAK GEOGRAFIS KOLAM RENANG DI KOTA MEDAN SECARA DIGITAL AGAR MASYARAKAT LEBIH MUDAH MENEMUKAN LOKASI DAN INFORMASI TENTANG KOLAM RENANG. DIMANA RENANG BUKAN HANYA DIJADIKAN TEMPAT OLAHRAGA BAGI MASYARAKAT KOTA MEDAN TETAPI SEBAGAI TEMPAT REKREASI. DENGAN MENYADARI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SEMAKIN BERKEMBANG PARA PENGEMBANG TEKNOLOGI MEMBUAT SUATU APLIKASI MOBILE BERBASIS ANDROID UNTUK MEMPERMUDAH MASYARAKAT MENEMUKAN LOKASI KOLAM RENANG DI KOTA MEDAN. ANDROID MERUPAKAN SALAH SATU SISTEM OPERASI MOBILE BERSIFAT OPEN SOURCE YANG MEMPERMUDAH PENGEMBANG APLIKASI MEMBUAT DAN MENGEMBANGKAN APLIKASI TERSEBUT DENGAN GOOGLE MAP SEBAGAI PETA DIGITALNYA. DENGAN ADANYA APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LETAK KOLAM RENANG UMUM DI KOTA MEDAN BERBASIS ANDROID MASYARAKAT DAPAT DENGAN MUDAH MENEMUKAN LOKASI KOLAM RENANG DI KOTA MEDAN BESERTA INFORMASI TENTANG HARGA DAN FASILITAS YANG ADA PADA KOLAM RENANG DI KOTA MEDAN DAN DAPAT MEMPELAJARI TENTANG BAGAIMANA CARA BERENANG YANG BAIK DAN BENAR.

Download Full Text


ANALISIS KESUKSESAN SISTEM BIMBINGAN ONLINE STMIK AMIKOM YOGYAKARTA,Ike Verawati, Wing Wahyu Winarno, Andi Sunyoto-,
ANALISIS KESUKSESAN SISTEM BIMBINGAN ONLINE DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA MERUPAKAN SEBUAH PENELITIAN YANG DILAKUKAN UNTUK MENGUKUR SEJAUH MANA TINGKAT KEBERHASILAN DARI PENERAPAN SISTEM BIMBINGAN ONLINE TERSEBUT. SISTEM BIMBINGAN ONLINE DI STMOK AMIKOM YOGYAKARTA BUKAN HANYA SEBATAS SISTEM YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK PROSES BIMBINGAN SAJA, NAMUN SISTEM INI JUGA MENCAKUP HAMPIR SEMUA PROSES PELAKSANAAN SKRIPSI MULAI DARI PENGAJUAN JUDUL HINGGA PROSES BIMBINGAN. PENELITIAN INI MENGGUNAKAN MODEL KESUKSESAN DELONE DAN MCLEAN (2003) UNTUK MENGUKUR TINGKAT KESUKSESAN DARI PENERAPAN SISTEM INI. MODEL KESUKSESAN DELONE DAN MCLEAN (2003) INI MEMILIKI ENAM VARIABEL SEBAGAI PENGUKURANNYA YAITU: KUALITAS SISTEM, KUALITAS INFORMASI, KUALITAS PELAYANAN, PENGGUNAAN, KEPUASAN PENGGUNA DAN NETBENEFIT. KEENAM VARIABEL TERSEBUT SEMUANYA DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN INI. PADA PENELITIAN INI DIPEROLEH 6 HIPOTESIS YANG DIGUNAKAN UNTUK PROSES ANALISIS. HASIL PENELITIAN YANG DILAKUKAN KE-6 HIPOTESIS DINYATAKAN DITERIMA. DARI HASIL ANALISIS YANG DILAKUKAN MENYATAKAN BAHWA PENERAPAN SISTEM INI DAPAT DIKATAKAN SUKSES UNTUK PROSES PENGAJUAN JUDUL, NAMUN PADA PROSES BIMBINGAN MASIH BELUM SUKSES. HAL INI DIKARENAKAN MASIH TERDAPAT BEBERAPA MENU YANG ERROR DAN BELUM SEMUA DOSEN MENGGUNAKAN SISTEM TERSEBUT.

Download Full Text


METODE FUZZY SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM MENENTUKAN KUALITAS KULIT ULAR UNTUK KERAJINAN TANGAN (STUDI KASUS : CV. ASIA EXOTICA MEDAN),Alfa Saleh, Ria Eka Sari, Harris Kurniawan-,
KUALITAS PRODUKSI KERAJINAN MERUPAKAN PRIORITAS SEBUAH PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG KERAJINAN, TERUTAMA DALAM PEMILIHAN BAHAN BAKU UTAMA PEMBUATAN KERAJINAN TERSEBUT. DALAM PENELITIAN INI KERAJINAN YANG DIBUAT DARI KULIT ULAR YANG AKAN DITELITI, DIMANA KUALITAS KULIT ULAR AKAN MENJADI TOLAK UKUR APAKAH KULIT ULAR TERSEBUT LAYAK DIJADIKAN BAHAN KERAJINAN ATAU KULIT ULAR TERSEBUT DITOLAK UNTUK DIJADIKAN BAHAN KERAJINAN. DALAM PENENTUAN INILAH METODE FUZZY SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) YANG MANA METODE TERSEBUT MERUPAKAN SALAH SATU METODE YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MASALAH FUZZY MULTI ATRIBUTE DECISION MAKING (FUZZY MADM). METODE FUZYY SAW DITERAPKAN GUNA MEMAKSIMALKAN KEPUTUSAN YANG AKAN DIAMBIL, BEBERAPA KRITERIA YANG MENDUKUNG SEPERTI UKURUAN KULIT ULAR, FISIK KULIT ULAR DAN WARNA KULIT ULAR DAN BOBOT UNTUK SETIAP KRITERIA JUGA DIBERIKAN SETELAH ITU DITENTUKANLAH NILAI NORMALISASI DARI PERHITUNGAN NILAI CRITERIA DIBAGI DENGAN NILAI MAXIMUM SETIAP CRITERIA DAN SELANJUTNYA DILAKUKAN PERHITUNGAN UNTUK MENENTUKAN NILAI PERANGKINGAN ALTERNATIF UNTUK MENENTUKAN JENIS KULIT ULAR MANA YANG TERBAIK.

Download Full Text


PENERAPAN ALGORITMA C4.5 DALAM PEMILIHAN BIDANG PEMINATAN PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI DI STMIK POTENSI UTAMA MEDAN,Fina Nasari-,
SAAT INI MAYORITAS MAHASISWA MEMILIH BIDANG PEMINATAN MENGIKUTI PILIHAN YANG DIAMBIL MAYORITAS TEMAN-TEMAN SATU KELAS, TANPA MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA. HAL INI BERDAMPAK PADA KETIDAKSESUAIAN BIDANG PEMINATAN DENGAN MINAT DAN KETERAMPILAN MAHASISWA TERSEBUT, AKIBATNYA BANYAK MAHASISWA YANG MENGALAMI KESULITAN KETIKA MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR. PENERAPAN ALGORITMA C4.5 DALAM PILIHAN BIDANG PEMINATAN AKAN MEMBANTU DALAM PENGKLASIFIKASIAN VARIABLE-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN BIDANG PEMINATAN. ALGORTIMA C4.5 ADALAH ALGORITMA YANG CUKUP EFEKTIF UNTUK MEMBANTU MEMBENTUK SEBUAH POHON KEPUTUSAN, POHON KEPUTUSAN TERSEBUT KEMUDIAN AKAN MENGHASILKAN SEBUAH PENGETAHUAN BARU. BERDASARKAN HASIL PENGUJIAN TERHADAP POHON KEPUTUSAN DIPEROLEH KECOCOKAN DATA 82,14 % TERHADAP DATA PEMILIHAN BIDANG PEMINATAN.

Download Full Text


PENGELOMPOKAN MAHASISWA BERDASARKAN NILAI UJIAN NASIONAL DAN IPK MENGGUNAKAN METODE K-MEANS,Hartatik-,
SELEKSI MAHASISWA BARU DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA DILAKUKAN LEWAT 2 CARA YAITU SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN UJIAN TERTULIS DAN SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU BERPRESTASI (PJ2AB). PEMBEDA ANTARA TES TERTULIS DAN TES PJ2AB ADALAH NILAI UN CALON MAHASISWA. MAHASISWA YANG MEMILIKI NILAI UJIAN NASIONAL (UN) LEBIH DARI 7,5 AKAN MENGIKUTI TES PJ2AB YANG BERUPA WAWANCARA LANGSUNG. NAMUN BAGI CALON MAHASISWA YANG MEMILIKI NILAI UJIAN NASIONAL KURANG DARI 7,5 WAJIB MENGIKUTI TES TERTULIS. DIHARAPKAN CALON MAHASISWA YANG MENGIKUTI SELEKSI PJ2AB AKAN MEMILIKI PRESTASI DAN NILAI AKADEMIK YANG LEBIH BAIK DIBANDINGKAN MAHASISWA YANG MENGIKUTI UJIAN TERTULIS. NAMUN PADA KENYATAANNYA, DIDAPATKAN BEBERAPA MAHASISWA YANG MENGIKUTI TES SELEKSI MASUK MELALUI JALUR PJ2AB TIDAK MEMILIKI IPK YANG LEBIH BAIK DIBANDINGKAN DENGAN MAHASISWA YANG MENGIKUTI TES SELEKSI MASUK MELALUI TES TERTULIS. K-MEANS MERUPAKAN SALAH SATU ALGORITMA DALAM DATA MINING YANG BISA DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN PENGELOMPOKAN/CLUSTERING SUATU DATA. PARAMETER YANG DIGUNAKAN SEBAGAI INPUTAN PADA KASUS INI ADA 2 YAITU TES SELEKSI MASUK DAN NILAI UJIAN NASIONAL MAHASISWA. METODE K-MEANS AKAN MEMBAGI MAHASISWA STMIK AMIKOM YOGYAKARTA KEDALAM N CLUSTER SEHINGGA AKAN DIDAPATKAN POLA PENGELOMPOKAN YANG DIHARAPKAN DAPAT MEMPERLIHATKAN ASOSIASI ANTARA TES MASUK DAN IPK MAHASISWA STMIK AMIKOM YOGYAKARTA.

Download Full Text


ANALISIS MATURITY LEVEL IMPLEMENTASI ORANGEHRM MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5.0,Fhery Agustin-,
SUMBER DAYA MANUSIA MERUPAKAN ASSET YANG SANGAT PENTING BAGI PERUSAHAAN ATAU ORGANISASI. PERUSAHAAN YANG MEMILIKI SUMBER DAYA MANUSIA YANG UNGGUL AKAN MAMPU BERSAING DI PASAR YANG SEMAKIN KOMPETITIF. MAKA UNTUK PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA JUGA DIBUTUHKAN SEBUAH SISTEM YANG HANDAL SERTA TELAH TERUJI. PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MEMPERKENALKAN APLIKASI HUMAN RESOURCE INFORMATION SYSTEM (HRIS) YANG CUKUP FENOMENAL, YAITU ORANGEHRM. APLIKASI INI SANGAT COCOK DIPERGUNAKAN DI INDONESIA DAN BAHKAN TELAH MEMILIKI KOMUNITAS SENDIRI DI TANAH AIR. SELAIN MEMPERKENALKAN, PENELITIAN INI JUGA MELAKUKAN EVALUASI TERHADAP IMPLEMENTASI ORANGEHRM MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5.0 DAN HASILNYA BERADA PADA LEVEL DEFINED DENGAN SKOR 3,1. HAL INI MENUNJUKKAN ORANGEHRM CUKUP LAYAK UNTUK DIPERGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN YANG MEMBUTUHKAN SISTEM INFORMASI SDM.

Download Full Text


ANALISIS ALGORITMA INISIALISASI NGUYEN-WIDROW PADA PROSES PREDIKSI CURAH HUJAN KOTA MEDAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK,Yudhi Andrian, M. Rhifky Wayahdi-,
JARINGAN SARAF TIRUAN (ARTIFICIAL NEURAL NETWORK) SEBAGIAN BESAR TELAH CUKUP HANDAL DALAM PEMECAHAN MASALAH, SALAH SATUNYA ADALAH PREDIKSI CURAH HUJAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION. SALAH SATU ALGORITMA INISIALISASI BOBOT YANG DAPAT MENINGKATKAN WAKTU EKSEKUSI ADALAH NGUYEN-WIDROW. PADA PENELITIAN INI PENULIS AKAN MEMPREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK DENGAN MEMADUKAN ALGORITMA INISIALISASI NGUYEN-WIDROW PADA PROSES INISIALISASI BOBOTNYA. DARI HASIL PENELITIAN DIKETAHUI BAHWA : PADA PROSES TRAINNING JST, SEMAKIN KECIL NILAI TARGET ERROR MAKA NILAI ITERASINYA AKAN SEMAKIN BESAR DAN KEAKURASIANNYA JUGA SEMAKIN TINGGI, PADA KASUS PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK, PROSES TRAINING DENGAN INISIALISASI BOBOT NGUYEN-WIDROW TIDAK LEBIH BAIK DARI BOBOT RANDOM, DAN TINGAT KEAKURASIAN TERBESAR PADA PROSES PENGUJIAN PREDIKSI CURAH HUJAN DI KOTA MEDAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK ADALAH 43.1 %, DENGAN TARGET ERROR 0.007.

Download Full Text


ANALISIS E-LEARNING CENTER OBJECT RECOMMENDER UNTUK PERSONALISASI PEMAHAMAN PRIOR KNOWLEDGE,T.Henny, Hanifah Amrul, Darmeli Nasution-,
PENDIDIKAN MEMILIKI TUJUAN YANG INGIN DICAPAI, BERDASARKAN HAL INI SEMUA KEGIATAN DIRANCANG UNTUK MEMFASILITASI MAHASISWA DALAM MEMPEROLEH PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN. PENULIS MENGUSULKAN LEARNING OBJECT RECOMMENDER SYSTEMS YANG AKAN MEMBERIKAN REKOMENDASI BAHAN AJAR BERDASARKAN INFORMASI MENGENAI PRIOR KNOWLEDGE MAHASISWA. PRIOR KNOWLEDGE YANG DIMILIKI MAHASISWA DAPAT DIIDENTIFIKASI MELALUI PRE-TEST ASSESSMENT DIAWAL PERKULIAHAN. KEMAJUAN BELAJAR YANG DICAPAI MAHASISWA JUGA DAPAT DIKETAHUI MELALUI MID-TEST ASSESSMENT. ADAPUN ASSESSMENT ATAS KESELURUHAN TOPIK DALAM MATAKULIAH DAPAT DILAKUKAN MELALUI POST-TEST ASSESSMENT. PENELITIAN INI SEJALAN DENGAN SISTEM E-LEARNING YANG TELAH DIIMPLEMENTASIKAN DI UNPAB YAITU STUDENT CENTERED ELEARNING ENVIRONMENT (SCELE) YANG DIKEMBANGKAN DENGAN MENGGUNAKAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) BERBASIS OPEN SOURCE, YAITU MOODLE DAN DI SELARASKAN DENGAN APLIKASI EDMODO. DALAM PROSES ANALISIS MENGGUNAKAN SOFTWARE SIPINA. PEMBELAJARAN SERINGKALI DIASUMSIKAN BAHWA MAHASISWA MEMILIKI PRIOR KNOWLEDGE YANG SAMA. PADAHAL REALITASNYA TIDAKLAH SELALU DEMIKIAN. DISINILAH PENTINGNYA FASILITAS LEARNING OBJECT RECOMMENDER (LOR) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS. METODOLOGI PENELITIAN YANG DIGUNAKAN MELALUI OBSERVASI LANGSUNG DAN PENYEBARAN KUISIONER. TERDAPAT PENGARUH PENGGUNAAN LEARNING OBJECT RECOMMENDER TERHADAP LEARNING OUTCOME MEMAHASISWA SEBESAR 67%. PRIOR KNOWLEDE MERUPAKAN METODE YANG DILAKUKAN SEBAGAI METODE KEBERHASILAN PROGRAM PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING. TANPA PRIOR KNOWLEDGE TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG E-LEARNING SANGAT KECIL SEHINGGA OUTPUT ATAUPUN LUARAN YANG DIHASILKAN SANGAT KECIL DAN TIDAK SEPERTI YANG DIHARAPKAN.

Download Full Text


JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN BACKPROPAGATION UNTUK MENDETEKSI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA,Dahriani Hakim Tanjung-,
PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENDETEKSI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MENGGUNAKAN TEKNIK PENGENALAN POLA YAITU JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN METODE BACKPROPAGATION. DATA YANG MENJADI MASUKAN ADALAH SEGALA JENIS GEJALA PENDERITA NARKOTIKA. JARINGAN SARAF TIRUAN DILAKUKAN DENGAN MENENTUKAN JUMLAH UNIT UNTUK SETIAP LAPISAN DENGAN FUNGSI AKTIVASI SIGMOID BINER. PENGUJIAN DILAKUKAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK MATLAB YANG DIUJI DENGAN BEBERAPA BENTUK ARSITEKTUR JARINGAN. ARSITEKTUR DENGAN KONFIGURASI TERBAIK TERDIRI DARI 23 LAPISAN MASUKAN, 5 LAPISAN TERSEMBUNYI DAN 5 LAPISAN KELUARAN DENGAN NILAI LEARNING RATE SEBESAR 0.5, NILAI TOLERANSI ERROR 0.01, DAPAT DILIHAT BAHWA HASIL PENELITIAN INI MENCAPAI KEAKURATAN 95% DARI DATA PENELITIAN, SEHINGGA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN BACKPROPAGATION MAMPU MENGENALI POLA DAN MAMPU MENDETEKSI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DENGAN JUMLAH ITERASI 6341 DAN MSE 0.00999889. MSE BERADA DI BAWAH NILAI ERROR YAITU 0.01, PARAMETER TERSEBUT DIPILIH MENJADI PARAMETER TERBAIK, KARENA NILAI MSE PALING KECIL DARI ARSITEKTUR YANG LAIN SERTA NILAI MSE DIBAWAH DARI NILAI ERROR YANG DITENTUKAN. SIGMOID BINER FUNGSI INI DIGUNAKAN UNTUK JARINGAN SARAF YANG DILATIH DENGAN MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION. FUNGSI SIGMOID MEMILIKI NILAI RANGE 0 SAMPAI 1. OLEH KARENA ITU, FUNGSI INI SERING DIGUNAKAN UNTUK JARINGAN SARAF YANG MEMBUTUHKAN NILAI OUTPUT YANG TERLETAK PADA INTERVAL 0 SAMPAI 1.

Download Full Text


PENGGUNAAN ALGORITMA FLOYD WARSHALL DALAM MASALAH JALUR TERPENDEK PADA PENENTUAN TATA LETAK PARKIR,Ni Ketut Dewi Ari Jayanti-,
PENINGKATAN YANG PESAT DALAM JUMLAH KENDARAAN DI KOTA-KOTA BESAR, MEMILIKIDAMPAK TERHADAP KEBUTUHAN PARKIR DI TEMPAT-TEMPAT UMUM SEPERTI DIKANTOR, PUSAT PERBELANJAAN, SEKOLAH, KAMPUS, TEMPAT REKREASI, DAN TEMPAT-TEMPATUMUM LAINNYA YANG MEMILIKI AREA PARKIR YANG CUKUP LUAS.DIPERLUKAN PENATAAN AREAL PARKIR AGAR MEMILIKI DAYA TAMPUNG YANG MAKSIMAL TANPA MENGESAMPINGKAN ASPEK KENYAMANAN UNTUK PENGGUNANYA SEHINGGA PENENTUAN TATA LETAK DAN WAKTU TEMPUH KENDARAAN DALAM MENCARI LOKASI PARKIR PERLU UNTUK DI PERHATIKAN. UNTUK MENENTUKAN JALUR TERPENDEK PADA PENENTUAN TATA LETAK PARKIR DALAM PENELITIAN INI MENGGUNAKAN METODE FLOYD-WARSHALL UNTUK MELAKUKAN PERHITUNGAN JALUR TERPENDEK. FLOYD WARSHALL MERUPAKAN SALAH SATU ALGORITMA PENCARIAN YANG DAPAT DIGUNAKAN DALAM MENGHITUNG JALUR TERPENDEK, DAN MAMPU MEMBANDINGKAN SEMUA KEMUNGKINAN LINTASAN PADA GRAPH UNTUK SETIAP SISI DARI SEMUA SIMPUL YANG ADA.DALAM PENELITIAN INI TELAH BERHASIL DIBENTUK JALUR TERPENDEK PADA TATA LETAK PARKIR. ALGORITMA FLOYD-WARSHALL DAPAT MENYELESAIKAN PERMASALAHAN JALUR TERPENDEK PADA TATA LETAK PARKIR DENGAN MENGHITUNG JARAK SELURUH JALUR/ LINTASAN YANG ADA ANTAR BLOK PARKER DAN HASIL NYA AKAN DAPAT MEMBANTU PENGEMBANG SISTEM DALAM MEMBANGUN SISTEM PARKIR SERTA MEMBERIKAN SOLUSI UNTUK MENGOPTIMALKAN TATA LETAK PARKIR, SEHINGGA TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA AKAN TERCAPAI DAN UNTUK MEMBERIKAN SOLUSI SISTEM MANAJEMEN PARKIR YANG LEBIH BAIK.

Download Full Text


SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BANTUAN LOGISTIK BERBASIS COULD COMPUTING (STUDI KASUS : GUNUNG MERAPI),Rita Novita Sari-,
GUNUNG MERAPI MERUPAKAN SALAH SATU GUNUNG YANG PALING AKTIF DI SELURUH DUNIA. BENCANA GUNUNG MERAPI SANGAT BERPOTENSI MENGANCAM KELANGSUNGAN KEHIDUPAN MANUSIA, SEPERTI KORBAN JIWA, KORBAN LUKA, KELAPARAN, KERUGAIN MATERI KERUSAKAN LINGKUNGAN. SALAH SATU KOMPONEN AGAR AKTIVITAS PENANGGULAN BECANA DAPAT BERJALAN DENGAN BAIK ADALAH MANAJEMEN PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK. DENGAN MEMBUAT SISTEM INFORMASI BERBASIS CLOUD COMPUTING DIHARAPKAN PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK DI DAERAH YANG TERKENA DARI DAMPAK GUNUNG MERAPI DAPAT DIBAGIKAN SECARA MERATA, TEPAT SASARAN, JUMLAH, KWALITAS DAN TRANSPARAN DALAM HAL PENGGUNAAN UANG YANG DISUMBANGKAN OLEH PARA DONATUR.

Download Full Text


PENERAPAN FORWARD CHAINING DALAM SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN JAGUNG,David-,
KURANGNYA INFORMASI DAN PENGETAHUAN PARA PEMBUDIDAYA MENGENAI HAMA DAN PENYAKIT SERTA PENANGANAN TEPAT PADA TANAMAN JAGUNG MENJADI LATAR BELAKANG DALAM PENELITIAN INI. TUJUAN DARI PENELTIAN INI ADALAH MENGHASILKAN SEBUAH PERANGKAT LUNAK SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG UNTUK DAPAT MENGETAHUI JENIS HAMA DAN PENYAKIT DALAM PENCEGAHAN MAUPUN PENGENDALIAN SERTA MEMBERIKAN INFORMASI KEPADA PARA PENGGUNA UNTUK MENGETAHUI INFORMASI GEJALA PENYAKIT YANG BARU DITEMUKAN. PENELITIAN INI MENGGUNAKAN SURVEY LANGSUNG KE OBYEK PENELITIAN DAN METODE RISET EKSPERIMENTAL DILAKUKAN DENGAN CARA MEMBUAT PERANGKAT LUNAK SISTEM PAKAR DENGAN OBYEK PENELITIAN YAITU HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG. INFERENCE ENGINE YANG DIGUNAKAN ADALAH FORWARD CHAINING DAN PROBABILITAS CERTAINTY FACTOR. SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN WORKING MEMORY DAN PRODUCTION SYSTEM PADA PENELUSURAN RULE. DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK INI MENGGUNAKAN PENDEKATAN AGILE MODELING. HASIL PENELITIAN YANG DICAPAI ADALAH ADANYA PERANGKAT LUNAK SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN JAGUNG INI UNTUK DAPAT DIGUNAKAN OLEH PEMBUDIDAYA, ORANG AWAM DAN PEMBUDIDAYA BARU YANG AKAN MENANAM JAGUNG UNTUK DAPAT MENGETAHUI DIAGNOSA TEPAT DALAM PENANGANANNYA YANG DI DALAM PERANGKAT LUNAK INI TELAH MENGADOPSI PENGETAHUAN-PENGETAHUAN PARA PAKAR

Download Full Text


PERANCANGAN APLIKASI KEAMANAN DATA EMAIL MENGGUNAKAN ALGORITMA ENKRIPSI RC6 BERBASIS ANDROID,Muhammad Zulham, Helmi Kurniawan, Iwan Fitrianto Rahmad-,
MASALAH PENGIRIMAN DATA EMAIL ATAUPUN PESAN TELAH MENJADI MASALAH PENTING PADA ERA TEKNOLOGI INFORMASI SEPERTI SEKARANG INI. TERKADANG DATA-DATA INI HARUS BERSIFAT RAHASIA AGAR TIDAK DIKETAHUI SECARA UMUM. APABILA DATA TERSEBUT DIKETAHUI, MAKA DATA TERSEBUT DAPAT DISALAHGUNAKAN UNTUK KEJAHATAN OLEH ORANG LAIN. KRIPTOGRAFI MERUPAKAN SALAH SATU ALAT KEAMANAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYEMBUNYIKAN SUATU PESAN. KRIPTOGRAFI SUDAH DIGUNAKAN DI SEGALA BIDANG KEAMANAN. UNTUK ITU PERLUNYA SEBUAH KEAMANAN DENGAN CARA ENKRIPSI DAN DEKRIPSI DATA EMAIL MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI RIVEST CODE 6 (RC6). DALAM ALGORITMA KRIPTOGRAFI RIVEST CODE 6 (RC6), JUGA DIRANCANG UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN AES YANG DIANTARANYA ADALAH KEMAMPUAN UNTUK BEROPERASI PADA MODE BLOK 128 BIT. JIKA BESAR BLOK 128 BIT LANGSUNG DIPAKSAKAN UNTUK DIIMPLEMENTASIKAN DENGAN ALGORITMA RC5, MAKA AKAN DIBUTUHKAN REGISTER KERJA 64 BIT. SPESIFIKASI ARSITEKTUR DAN BAHASA YANG MENJADI TEMPAT IMPLEMENTASI ALGORITMA YANG DITENTUKAN OLEH AES BELUM MENDUKUNG PENGOPERASIAN 64 BIT YANG EFISIEN. OLEH KARENA ITU, DARIPADA MENGGUNAKAN 2 REGISTER 64 BIT SEPERTI PADA RC5, RC6 MENGGUNAKAN 4 REGISTER 32 BIT. KARENA MENGGUNAKAN 4 REGISTER MAKA AKAN TERDAPAT 2 OPERASI ROTASI PADA SETIAP HALF-ROUND YANG ADA, DAN JUGA AKAN LEBIH BANYAK BIT-BIT YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK MEMPENGARUHI BANYAKNYA BIT YANG DIROTASI. OPERASI PERKALIAN INI SANGAT EFEKTIF DALAM MENGHASILKAN EFEK "DIFFUSION" ATAU PENYEBARAN YANG TENTU SAJA MENGAKIBATKAN RC6 LEBIH AMAN. APLIKASI YANG DIHASILKAN BERBASIS ANDROID DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI TERBARU

Download Full Text


PENGUKURAN KESELARASAN STRATEGI TEKNOLOGI INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS DENGAN MODEL LUFTMAN (STUDI KASUS : AMIK XYZ),Dicky Pratama -,
KESELARASAN STRATEGI TEKNOLOGI INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS DIBUTUHKAN AGAR TERWUJUDNYA HARMONISASI DAN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF ANTARA UNIT BISNIS DAN TI. SERINGKALI INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI BELUM MENGETAHUI SEBERAPA TINGKAT KEMATANGAN KESELARASAN BISNIS DAN TEKNOLOGI INFORMASINYA, SEHINGGA TOP MANAGEMENT KESULITAN UNTUK MENGEMBANGKAN TINGKAT KEMATANGAN KE LEVEL-LEVEL BERIKUTNYA. PENILAIAN KEMATANGAN KESELARASAN BISNIS DAN TI DILAKUKAN UNTUK MENGETAHUI SEBERAPA BESAR TINGKAT KEMATANGAN ANTARA STRATEGI BISNIS DAN STRATEGI TEKNOLOGI INFORMASI YANG NANTINYA MENJADI ACUAN OLEH TOP MANAGEMENT UNTUK MENGEMBANGKAN KE LEVEL KEMATANGAN YANG LEBIH TINGGI MELALUI FAKTOR-FAKTOR ENABLER YANG DI DAPATKAN DARI PROSES PENILAIAN INI. MODEL YANG DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN INI ADALAH LUFTMAN IT-BUSINESS ALIGNMENT MATURITY MODEL. HASIL YANG DICAPAI DARI PENELITIAN INI ADALAH AMIK XYZ MENCAPAI LEVEL COMMITED PROCESS YAITU TELAH ADA PROSEDUR YANG DISEPAKATI NAMUN BELUM DIIKUTI OLEH SEMUA LINI BAIK UNIT TI MAUPUN BISNIS.

Download Full Text


PENILAIAN KINERJA DOSEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP STUDI KASUS STMIK POTENSI UTAMA,Ria Eka Sari, Alfa Saleh-,
PENILAIAN KINERJA DOSEN PADA UNIVERSITAS ATAUPUN SEKOLAH TINGGI SANGAT DIPERLUKAN UNTUK MELIHAT BAGAIMANA BAIK BURUKNYA KINERJA DOSEN DALAM MENJALANKAN SEMUA KEGIATAN PROSES BELAJAR MENGAJAR YANG ADA PADA INSTANSI DOSEN TERSEBUT BEKERJA. DALAM MENGEVALUASI PENILAIAN KINERJA DOSEN DIIMPLEMENTASIKAN PADA SPK DENGAN MENGGUNAKAN AHP UNTUK MENDAPATKAN PERINGKAT TERTINGGI DARI KEEMPAT DOSEN. PENGGUNAAN PERANGKAT LUNAK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (SPK) DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS(AHP) MENGGUNAKAN SUPER DECISIONS INI TERDIRI DARI 4 KRITERIA, YAITU KRITERIA KEHADIRAN DOSEN, PENGUMPULAN NILAI, KETERLAMBATAN MASUK PBM DAN KECEPATAN MASUK PBM PADA SUATU PENILAIAN KINERJA DOSEN DAN YANG MENJADI ALTERNATIF 4 DOSEN YANG SETELAH DIAKUMULASIKAN MENDAPATKAN NILAI TERTINGGI DIANTARA DOSEN LAINNYA. SETELAH MENGETAHUI PARAMETER, LANGKAH SELANJUTNYA ADALAH MENGANALISIS KEBUTUHAN SISTEM, MEREKAYASA PENGETAHUAN, MENERAPKAN METODE DAN PENGUJIAN SISTEM DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SUPER DECISIONS.DIHARAPKAN METODE INI DAPAT MEMUDAHKAN UNTUK MENDUKUNG SESUATU KEPUTUSAN DENGAN MASALAH YANG KOMPLEKS.

Download Full Text


SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN KELAYAKAN PENERIMAAN PEMASANGAN LISTRIK SECARA GRATIS MENGGUNAKAN METODE AHP,Shinta Siti Sundari, Dani Rohpandi, Neng Fitri-,
DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN, PEMERINTAH KHUSUSNYA KELURAHAN PANYINGKIRAN TASIKMALAYA MEYEDIAKAN BERBAGAI BANTUAN DANA SOSIAL SEPERTI SALAH SATUNYA BANTUAN DANA SOSIAL BERUPA PEMASANGAN LISTRIK SECARA GRATIS YANG DIPERUNTUKKAN BAGI MASYARAKAT YANG TERMASUK KATEGORI MISKIN (TIDAK MAMPU), BANTUAN TERSEBUT DI BERIKAN BERDASARKAN PENILAIAN INDIKATOR YANG SUDAH DI TENTUKAN DENGAN TUJUAN AGAR DANA TERSEBUT TEPAT SASARAN DAN DIBERIKAN PADA KELUARGA-KELURGA YANG BENAR-BENAR MEMBUTUHKAN SEHINGGA DAPAT MEMINIMALISIR KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN KESALAHN YANG TERJADI PADA SISTEM SEBELUMNYA YANG BNYAK TERJADI YAITU PADA PENILAIAN YANG BERDASARKAN KEPENTINGAN PRIBADI. PENELITIAN INI DIMAKSUDKAN UNTUK MERANCANG SUATU SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK MEMBANTU DALAM PENILAIAN PENENTUAN KELAYAKAN PENERIMAAN BANTUAN DANA SOSIAL BERUPA PEMASANGAN LISTRIK SECARA GRATIS DI KELURAHAN PANYINGKIRAN. DENGAN PERHITUNGAN INDIKATORNYA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) YANG KEMUDIAN PERHITUNGAN TERSEBUT DIIMPLEMENTASIKAN PADA SUATU PROGRAM APLIKASI MELALUI BAHASA PEMROGRAMAN MICROSSOFT. VISUAL BASIC 6.0 DAN DATABASE MICROSSOFT ACCESS.

Download Full Text


MOBILE MAPPING WISATA DAN KULINER YOGYAKARTA UNTUK WISATAWAN BERSEPEDA DENGAN FORMULA HAVERSINE ,Bernadhed, Ema Utami, Andi Sunyoto-,
SISTEM PEMETAAN PADA SAAT INI MERUPAKAN TEKNOLOGI YANG BERKEMBANG, DENGAN SISTEM PEMETAAN, BEBERAPA PERSOALAN REALITAS KEHIDUPAN MASNUSIA BISA DIATASI, MISALNYA DALAM HAL PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MEMBANGUN SUATU FASILITAS JALAN DI DAERAH KUNJUNGAN WISATA. MENGGUNAKAN PETA, INFORMASI GEOGRAFI DAPAT LEBIH EFISIEN UNTUK DIKOMUNIKASIKAN DAN DISIMPAN. DI BANTUL, TIDAK SEDIKIT TEMPAT WISATA DAN KULINER YANG ADA, SEDANGKAN PARA WISATAWAN, BAIK LOKAL MAUPUN MANCANEGARA, CENDERUNG HANYA MENGETAHUI DAERAH-DAERAH PARIWISATA YANG TERKENAL SAJA DI DAERAH BERSANGKUTAN MISAL PARANGTRITIS, MAKAM RAJA-RAJA DAN KEBUN BUAH. ADA TAHUN 2013 DATA TERAKHIR STATISTIK DARI BUKU STATISTIK DINAS PARIWISATA YOGYAKARTA MENUNJUKKAN PENGUNJUNG MENCAPAI 2.360.173 WISATAWAN. DENGAN POTENSI WISATA TEMPAT KULINER DAN WISATA YANG ADA. KENDALA YANG TERJADI SECARA REAL DILAPANGAN SENDIRI, MASIH MINIMNYA PLAKAT PETUNJUK KE DAERAH WISATA BANTUL YANG MASIH SULIT DIJANGKAU. AKIBATNYA BANYAK WISATAWAN YANG TERSESAT UNTUK MENUJU LOKASI OBYEK PARIWISATA. MAKA, PENELITIAN INI AKAN MENGEMBANGKAN SEBUAH SISTEM DENGAN FASILITAS INFORMASI BERUPA OBYEK LOKAL YANG KEMUNGKINAN BELUM DIKENAL DAN RUTE TERPENDEK UNTUK WISATAWAN BERSEPEDA YANG AKAN DITERAPKAN MENGGUNAKAN METODE HAVERSINE. DITAMBAH DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SAAT INI, MAKA AKAN DIMAKSIMALKAN DALAM PEMANFAAT MAPPING DAERAH WISATA DAN KULINER YANG DIGUNAKAN SEBAGAI ACUAN UNTUK MENJELAJAHI DAN MENGUNJUNGI TEMPAT-TEMPAT YANG ADA DI YOGYAKARTA KHUSUNYA IMOGIRI DAN SEKITARNYA.

Download Full Text


PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN METODE BOBOT UNTUK MENILAI KENAIKAN GOLONGAN PEGAWAI ,Evri Ekadiansyah-,
SETIAP PERUSAHAAN MELAKUKAN PENILAIAN TERHADAP PEGAWAI SETIAP TAHUN GUNA MENENTUKAN KENAIKAN GOLONGAN. HANYA SAJA DALAM MENENTUKAN KEPUTUSANNYA CENDERUNG BERSIFAT SUBYEKTIF, SEHINGGA DALAM PENILAIAN PEGAWAI INI SERING TERJADI KESALAHAN PADA PEMBERIAN TINGKAT GOLONGAN YANG DITERIMA OLEH PEGAWAI. BERDASARKAN PERMASALAHAN TERSEBUT MAKA PERLU ADANYA SEBUAH SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK MENILAI KELAYAKAN KENAIKAN GOLONGAN PEGAWAI MENGGUNAKAN METODE MATEMATIKA.

Download Full Text


SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN DOSEN PEMBIMBING DENGAN METODE LOGIKA FUZZY,Ainul Yaqin, EmaUtami, Emha Taufiq Luthfi-,
BANYAKNYA DOSEN PEMBIMBING DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA DENGAN BIDANG KOMPTENSI DOSEN YANG BERBEDA-BEDA SERTA JUDUL SKRIPSI MAHASISWA YANG BERVARIASI DAN SEMAKIN KOMPLEK, SEHINGGA MENYEBAKAN BAGIAN JURUSAN DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA MENGALAMI KESULITAN DALAM MENENTUKAN DOSEN PEMBIMBING YANG TEPAT. HAL INI BERTUJUAN UNTUK MENCIPTAKAN BIMBINGAN YANG OPTIMAL DAN HASIL TUGAS AKHIR ATAU SKRIPSI YANG OPTIMAL. PEMILIHAN DOSEN PEMBIMBING DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA TERDAPAT BEBERAPA FAKTOR YANG MENJADI PENILAIAN. PENILAIAN INI BERDASARKAN BIDANG KOMPETENSI DOSEN, IPK MAHASISWA, BEBAN BIMBINGAN DOSEN, NILAI SKRIPSI MAHASISWA YANG TELAH MAJU SIDANG SKRIPSI DAN DURASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI SERTA KONDISI KHUSUS SEBAGAI ASPEK PERTIMBANGAN (CASE KHUSUS). DEMI EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS KERJA MAKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TEPAT SANGAT DIPERLUKAN BERDASARKAN KRITERIA-KRITERIA YANG ADA DAN BOBOT MASING-MASING KRITERIA. PENERAPAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENUNJUKKAN DOSEN PEMBIMBING DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA MAMPU MEMBERIKAN SARAN DAN SOLUSI DALAM PENUNJUKKAN DOSEN PEMBIMBING YANG OPTIMAL. TINGKAT KEAKURATAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DI DALAM PENELITIAN INI ADALAH 87% DAN PERSENTASE KETIDAK SESUAIAN 13%. DIHARAPKAN SISTEM INI DAPAT MEMBERIKAN SARAN KEPADA KETUA JURUSAN DAN STAFFNYA DALAM PENUNJUKKAN DOSEN PEMBIMBING.

Download Full Text


MONITORING LOG SERVICE PADA SERVER BERBASIS WEB MENGGUNAKAN PHPSHELL,Ni Kadek Ariasih, Dandy Pramana Hostiadi-,
SERVER MERUPAKAN PERANGKAT UTAMA DALAM SEBUAH SISTEM KOMUNIKASI JARINGAN YANG BERFUNGSI SEBAGAI PENYEDIA LAYANAN ATAU SERVICE DALAM SEBUAH JARINGAN. SEBAGAI PENYEDIA LAYANAN,SERVICE SISTEM YANG BERJALAN PADA SERVER HARUS MAMPU BERJALAN SELAMA 24 JAM PENUH. SEHINGGA UNTUK MEMANTAU JALANNYA SERVICE PADA SERVER DIPERLUKAN PENCATATAN DALAM BENTUK LOG SERVICEYANG BERSIFAT REALTIMEUNTUK MENCATAT AKTIFITAS SERVICE YANG BERJALAN PADA SERVER. KENDALA UMUM YANG TERJADI ADALAH SEORANG ADMINISTRATOR JARINGAN HARUS SECARA MANUAL MELAKUKAN PEMBACAAN LOG SERVICE PADA SERVER DENGAN CARA SATU PER SATU. DALAM PENELITIAN YANG DILAKUKAN PADA PENULISAN INI, MONITORING LOG SERVICE YANG DIBANGUN ADALAH MELAKUKAN PEMBACAAN SEJUMLAH SERVICE SECARA REALTIME YANG BERJALAN PADA SERVER TANPA HARUS BERINTERAKSI LANGSUNG DENGAN SERVER. SISTEM MONITORING YANG DIBANGUN DAPAT DIGUNAKAN OLEH ADMINISTRATOR JARINGAN MELALUI INTERNET YAITU SEBUAH WEBSITE DENGAN MEMANFAATKAN MODUL PHPSHELL SEHINGGA PENGAWASAN TERHADAP SERVICE YANG DIJALANKAN OLEH SERVER DAPAT DILAKUKAN LEBIH MUDAH DAN REALTIME. HASIL AKHIR DARI PENELITIAN YANG DILAKUKAN MENUNJUKAN BAHWA SISTEM MONITORING MAMPU MELAKUKAN PEMBACAAN TERHADAP LOG SERVICE YANG DI TAMPILKAN DALAM BENTUK WEB MENGGUNAKAN PHPSHELL SEHINGGA DAPAT MEMBANTU ADMINISTRATOR DALAM HAL PEMBACAAN LOG SERVICE.

Download Full Text


ANALISA POLA DATA PENYAKIT RUMAH SAKIT DENGAN MENERAPKAN METODE ASSOCIATION RULE MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI ,Harris Kurniwan, Fujiati, Alfa Saleh-,
RUMAH SAKIT ADALAH TEMPAT UNTUK MENANGANI PASIEN DARI BERBAGAI DAERAH DAN JENIS PENYAKIT PASIEN TERSEBUT BERBEDA-BEDA, KARENA CARA HIDUP DAN LINGKUNGAN BERPERAN DALAM PERJALANAN PENYAKIT. BERDASARKAN HAL TERSEBUT UNTUK MENINGKATKAN UPAYA MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DAN PREVALENSI TIMBULNYA KOMPLIKASI PADA PENYAKIT MAKA PERLU DILAKUKAN PENELITIAN-PENELITIAN YANG MENGARAH PADA PEMBUATAN SISTEM YANG DAPAT MENDETEKSI TIMBULNYA PENYAKIT SEHINGGA DAPAT DILAKUKAN UPAYA PREFENTIF SERTA UPAYA REHABILITATIF BAGI PENDERITA PENYAKIT DENGAN PENDEKATAN YANG MENYELURUH, SEHINGGA DAMPAK TERJADINYA BERBAGAI PENYAKIT MENAHUN, SEPERTI PENYAKIT JANTUNG KORONER, PENYAKIT PADA MATA, GINJAL DAN SYARAF DAPAT DIKURANGI. DALAM USAHA PENINGKATAN KESEHATAN, PENGUASAAN TEKNOLOGI PERLU DITINGKATKAN. SELAIN ITU, JUGA PERLU DIIMBANGI DENGAN SISTEM INFORMASI DAN DATA YANG AKURAT BAGI KEPENTINGAN DINAS KESEHATAN MAUPUN INSTANSI TERKAIT UNTUK PENGAMBILAN KEBIJAKAN. SALAH SATU ALTERNATIF SEBAGAI SOLUSI DARI MASALAH TERSEBUT ADALAH MEMBUAT SUATU PENCARIAN POLA ATAU HUBUNGAN ASSOCIATION RULE (ATURAN ASOSIATIF) DARI DATA YANG BERSKALA BESAR DAN KAITANNYA SANGAT ERAT DENGAN DATA MINING YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENEMUKAN ATURAN-ATURAN TERTENTU YANG MENGASOSIASIKAN DATA YANG SATU DENGAN DATA YANG LAINNYA DENGAN METODE ALGORITMA APRIORI BISA MELAKUKAN PENELUSURAN PADA DATA HISTORIS UNTUK MENGIDENTIFIKASI POLA DATA YANG DIDASARKAN PADA SIFAT-SIFAT YANG TERIDENTIFIKASI SEBELUMNYA. INFORMASI YANG DIHASILKAN UNTUK SELANJUTNYA BISA DIGUNAKAN OLEH DINAS KESEHATAN SETEMPAT MAUPUN DOKTER SEBAGAI DASAR UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN-TINDAKAN YANG DIPERLUKAN.

Download Full Text


APLIKASI KALKULATOR AIR SOLUSI UNTUK MENGETAHUI KEBUTUHAN CAIRAN DALAM TUBUH BERBASIS ANDROID ,I Komang Setia Buana, I Ketut Dedy Suryawan-,
CAIRAN MERUPAKAN KEBUTUHAN TERPENTING DARI TUBUH MANUSIA. HAMPIR 90% PENYUSUN TUBUH MANUSIA ADALAH AIR. KEBUTUHAN CAIRAN SEHARI-HARI PADA SETIAP ORANG BISA BERBEDA, TERGANTUNG KONDISI TUBUH, USIA, JENIS KELAMIN, SUHU LINGKUNGAN, JENIS MAKANAN YANG DIKONSUMSI, MAUPUN JENIS AKTIVITASNYA. SEBAGAI CONTOH, ORANG YANG BANYAK MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK SEPERTI OLAHRAGAWAN AKAN BERBEDA KEBUTUHANNYA AKAN CAIRAN DIBANDINGKAN DENGAN ORANG KANTORAN YANG LEBIH BANYAK DUDUK. KELOMPOK USIA LANJUT YANG TIDAK AKTIF MEMILIKI KEBUTUHAN CAIRAN LEBIH SEDIKIT DIBANDINGKAN ORANG DEWASA YANG MASIH SANGAT AKTIF SECARA FISIK. BERDASARKAN PERMASALAHAN DIATAS MAKA PENELITI MEMBUAT SEBUAH APLIKASI ANDROID YANG BERFUNGSI UNTUK MENGHITUNG KEBUTUHAN CAIRAN TUBUH BERDASARKAN RUMUS DARI REFERENSI YANG SESUAI. UNTUK INPUT DATA AWAL, USER PERLU MEMASUKKAN USIA, JENIS KELAMIN, KRITERIA AKTIVITAS YANG SEDANG DILAKUKAN (AKTIVITAS RINGAN, SEDANG, ATAU BERAT), DAN SUHU TUBUH. MAKA AKAN MUNCUL TAMPILAN KADAR KEBUTUHAN CAIRAN TUBUHNYA. UNTUK MENGETAHUI APAKAH JUMLAH CAIRAN YANG MASUK SEIMBANG DENGAN JUMLAH CAIRAN YANG KELUAR DAPAT DIGUNAKAN RUMUS DARI JUMLAH CAIRAN YANG MASUK SAMA DENGAN JUMLAH CAIRAN YANG KELUAR DITAMBAH IWL (INSENSIBLE WATER LOSS). AWALNYA USER DIMINTA UNTUK MENGINPUT DATA JUMLAH CAIRAN YANG MASUK DENGAN MEMASUKKAN DATA JUMLAH AIR YANG DIMINUM, TERAPI CAIRAN TAMBAHAN (MISALNYA INFUS), KANDUNGAN CAIRAN DALAM MAKANAN PASIEN, VOLUME OBAT-OBATAN YANG SEDANG DIPAKAI ATAU DIMINUM. SETELAH ITU UNTUK JUMLAH CAIRAN KELUAR, USER DIMINTA MENGINPUT DATA JUMLAH URINE DALAM 24 JAM (JIKA URINE TIDAK DIUKUR, DAPAT DIISI FREKUENSI BUANG AIR KECIL DALAM 24 JAM), KEMUDIAN BUANG AIR BESAR ATAU TIDAK DALAM 24 JAM TERAKHIR, BERAPA KALI BUANG AIR BESAR DALAM 24 JAM. HASIL AKHIRNYA AKAN MUNCUL KEBUTUHAN CAIRAN KITA DEFISIT (KURANG) ATAU EXCESS (BERLEBIH).

Download Full Text


ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT MATURITY LEVEL SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS OPENSOURCE DAN PROPRIETARY MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5.0 (STUDY KASUS : PERPUSTAKAAN STMIK POTENSI UTAMA) ,Fhery Agustin-,
SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN TELAH MENJADI BAGIAN PENTING DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN. SEHINGGA TINGKAT KELAYAKANNYA PUN PERLU UNTUK DIUJI AGAR MAHASISWA MENDAPATKAN PELAYANAN DAN MANFAAT TERBAIK DARI IMPLEMENTASI SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN TERSEBUT. STMIK POTENSI UTAMA TELAH MENGGUNAKAN 2 JENIS SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN, YANG BERBASIS OPENSOURCE (2010-2012) DAN KEMUDIAN DIGANTI MENJADI BERBASIS PROPRIETARY (2012-2014). NAMUN KELAYAKAN KEDUA SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN TERSEBUT BELUM PERNAH DIUJI. SEHINGGA PENGGANTIAN SISTEM BERBASIS OPENSOURCE KE PROPRIETARY PUN HANYA BERDASARKAN KEPENTINGAN BISNIS SEMATA, BUKAN BERDASARKAN PERHITUNGAN ANALISIS KELAYAKAN. PENELITIAN INI MENCOBA MELAKUKAN PERHITUNGAN ANALISIS KELAYAKAN BERDASARKAN TINGKAT MATURITY LEVEL DENGAN MENGGUNAKAN COBIT 5.0 SEHINGGAN DAPAT DIKETAHUI SECARA MATEMATIS, SISTEM MANA YANG LEBIH LAYAK UNTUK DITERAPKAN DI STMIK POTENSI UTAMA. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN NILAI MATURITY LEVEL SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS OPENSOURCE MEMPEROLEH POINT 2,9923 SEDANGKAN SISTEM YANG BERBASIS PROPRIETARY 3,0423. SEHINGGA SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN YANG DIANGGAP LAYAK UNTUK DITERAPKAN DI STMIK POTENSI UTAMA ADALAH PROPRIETARY, MESKIPUN GAP ANTARA KEDUANYA CUKUP KECIL HANYA 0,05 DAN KEDUANYA TELAH MELAMPAUI STANDAR INTERNASIONAL YANG BERADA PADA SKALA 2,5 SERTA TELAH MENCAPAI LEVEL DEFINED.

Download Full Text


TEKNIK PEMBELAJARAN DASAR PENGENALAN ALPHABET PADA ANAK PAUD DENGAN MENGGUNAKAN GAME ANDROID ,Rahadi Deli Saputra, Asep Parid Soleh Hambali, Royyan Fuad Mulyana-,
PADA UMUMNYA PENGENALAN PEMBELAJARAN AKADEMIK DI SETIAP SEKOLAH PAUD SAMA SAJA. SALAH SATU PERMASALAHAN YANG SERING TIMBUL YAITU DALAM PROSES PENYAMPAIAN PEMBELAJARAN. PEMBELAJARAN YANG HARUS DISAMPAIKAN MENJADI MEMBOSANKAN, DAN KURANG MENARIK KARENA HANYA MENGANDALKAN BUKU SAJA. MAKA DARI ITU, PENULIS BERUSAHA UNTUK MENGURANGI PERMASALAHAN YANG TIMBUL DALAM PENYAMPAIAN PEMBELAJARAN TERSEBUT DENGAN DIBUATKAN GAME ANDROID. METODE YANG DIGUNAKAN YAITU METODE PENELITIAN KUALITATIF, KARENA PENULIS LANGSUNG MENGAMATI DAN KEMUDIAN MEMBUAT PEMECAHAN MASALAH. PENULIS MENGGUNAKAN ECLIPS DAN ANDROID SDK DALAM PROSES PEMBUATAN APLIKASI INI. DENGAN DIBUATKANNYA GAME ANDROID INI PENULIS BERHARAP DAPAT MEMBANTU PIHAK SEKOLAH DAN PIHAK SEKOLAH PUN BISA MEMBERIKAN PELAYANAN YANG MAKSIMAL DALAM PENYAMPAIAN PEMBELAJARANNYA.

Download Full Text


APLIKSASI TES BILANGAN PRIMA MENGUNAKAN RABIN-MILLER, GCD, FAST EXPONENSIAL DAN FAKTORISASI PRIMA UNTUK DASAR MATEMATIS KRIPTOGRAFI,Budi Triandi-,
KEAMANAN DATA MERUPAKAN SUATU HAL YANG SANGAT PENTING DAN MERUPAKAN KEBUTUHAN BAGI SETIAP ORANG YANG MELAKUKAN TRANSAKSI DATA MELALUI MEDIA ONLINE. DALAM KRIPTOGRAFI TERDAPAT BEBERAPA MODEL UNTUK MELAKUKAN PENGAMANAN DATA, SALAH SATUNYA ADALAH PENGGUNAAN KUNCI DALAM MENGAMANKAN DATA, KUNCI YANG DIGUNAKAN DALAM TEKNIK PENYANDIAN TERBAGI MENJADI DUA YAITU PUBLIC KEY DAN PRIVATE KEY. PENGGUNAAN KUNCI PABLIK PADA KRIPTOGRAFI DIHADAPKAN PADA PERMASALAHAN YANG SULIT SEPERTI FAKTORIALISASI, ALGORITMA DISKRIT, KURVA ELIPS, PROBLEMA KNAPSACK DAN LAINNYA. PERPANGKATAN MODULO, FAKTORIALISASI DAN PENGGUNAAN BILANGAN PRIMA MERUPAKAN HAL YANG SANGAT MENDASAR DALAM MATEMATIKA KRIPTOGRAFI DALAM PEMBENTUKAN KUNCI PABLIK. MAKALAH INI MEMBAHAS TENTANG IMPLEMENTASI ALGORITMA RABIN-MILLER, FAST EXPONENTIATION, GCD (GREATEST COMMON DIVISOR) DAN FAKTORISASI PRIMA KEDALAM ALPIKASI BANTU YANG DAPAT MEMBANTU DALAM PROSES PEMAHAMAN UNTUK DASAR PERHITUNGAN MATEMATIS KRIPTOGRAFI UNTUK PROSES PEMBELAJARAN. ALGORITMA TES BILANGAN PRIMA RABIN - MILLER, FAST EXPONENTIATION DAN GCD (GREATEST COMMON DIVISOR) DAPAT DIGUNAKAN UNTUK BILANGAN YANG BESAR HINGGA 15 DIGIT.

Download Full Text


SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN ACCOUNT OFFICER ,Sandy Kosasi-,Gusti Syarifudin-,
THE PURPOSE OF RESEARCH RESULTED IN GENERATING A RECRUITMENT SELECTION OF DECISION SUPPORT SYSTEMS IN ORDER TO OBTAIN INFORMATION THAT IS RELEVANT, PRECISE, ACCURATE AND OBJECTIVE BEFORE LIFTING AND PLACING A PERSON IN THE POSITION OF ACCOUNT OFFICER (AO). PLACING AN ACCOUNT OFFICER APPROPRIATELY CAN PARTICIPATE REACH AND IMPROVE ITS MARKETING TARGETS. THIS RESEARCH IS IN FORM OF A CASE STUDIES AND USES RESEARCH & DEVELOPMENT (R & D) METHOD. MODELING OF THE DECISION SUPPORT SYSTEM THAT USES AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS)METHOD AND A HEURISTIC APPROACH WITH AN EXPERT CHOICE SOFTWARE VERSION 11. RESULTS OF DESIGN PRODUCES RANKING PROCESS BY SHOWING TWO APPLICANTS WHO OBTAIN THE HIGHEST RANKING VALUE. FOR THE FIRST POSITION D SHOWS THAT RESPONDENTS WHO NAMED YENI PUSPITASARI OBTAIN A VALUE OF 3.47 AND RIO FERNANDA GETTING VALUE 3.21. OBTAINING THIS PRIORITY VALUE THROUGH CALCULATIONS BASED ON THE STAGE OF AHP USE EXPERT CHOICE SOFTWARE VERSION 11.

Download Full Text